Habbatus Sauda’ atau Jinten Hitam atau Syuwainiz
Imam Bukhari meriwayatkan dari ‘Aisyah
radhiyallahu ‘anha. bahwa ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda yang artinya: “Sungguh dalam habbatus sauda’ itu
terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam.” Saya bertanya,
“Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Kematian”.
Habbatus sauda’
berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu
kesembuhan berbagai penyakit panas karena faktor temporal. Biji habbatus
sauda’ mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis
asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K. kandungan aktifnya thymoquinone
(TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY).
Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah bahwa habbatus
sauda’ mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat, karena ia
meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel
pembunuh alami. Beberapa resep penggunaan dan manfaat habbatus sauda’:
- Ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum
setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari: menghancurkan
batu ginjal dan batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan
ASI.
- Diadon dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak, mampu mengeluarkan cacing dengan lebih kuat.
- Minum minyaknya kira-kira sesendok dicampur air untuk menghilangkan sesak napas dan sejenisnya.
- Dimasak dengan cuka dan dipakai berkumur-kumur untuk mengobati sakit gigi karena kedinginan.
- Digunakan sebagai pembalut dicampur cuka untuk mengatasi jerawat dan kudis bernanah.
- Ditumbuk halus, setiap hari dibalurkan ke luka gigitan anjing gila
sebagian dua atau tiga kali oles, lalu dibersihkan dengan air.
Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok
saja.